Bumi perputar
Perputaran Bumi pada porosnya disebut rotasi Bumi. Rotasi bumi ini mengakibatkan seolah-olah Matahari bergerak dari Timur ke Barat, terbit dari Timur dan tenggelam di Barat. Ternyata, terjadinya perbedaan waktu siang dan malam adalah akibat dari perputaran Bumi pada porosnya. Peristiwa itu dinamakan gerak semu harian Matahari.
Saat terbit dan terbenamnya Matahari berbeda antara satu tempat
dengan tempat lainnya. Hal ini dikarenakan adanya rotasi Bumi.
Waktu yang dibutuhkan Bumi untuk berotasi dibagi menjadi 24 bagian.
Pembagian itu dibuat untuk menjadi satuan waktu. Setiap bagiannya
disebut dengan satu jam.
Ketika Matahari berada pada titik tertinggi di langit, yaitu ketika bayangan
paling pendek disebut sebagai waktu ‘tengah hari’. Namun, pada saat
suatu tempat di Bumi ini sedang mengalami waktu ‘tengah hari’, di
tempat lain tidak mengalaminya. Mengapa? Karena Bumi terus berputar.
Itulah sebabnya, ketika di Papua seorang siswa sudah mulai belajar
di sekolah, siswa di Bali masih dalam perjalanan, sedangkan siswa di
Sabang baru bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.
Begitulah terjadinya perbedaan waktu sebagai akibat perputaran Bumi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar