Selasa, 31 Maret 2020

Ekspor dan impor

KEGIATAN EKSPOR dan IMPOR
  1. Jenis Perdagangan
Jenis kegiatan ekonomi meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi.
– Kegiatan produksi adalah kegiatan menghasilkan suatu barang atau jasa.
Orang atau perusahaan yang melakukannya disebut produsen.
– Kegiatan distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang atau jasa. Orang atau
perusahaan yang menyalurkannya disebut distributor.
– Kegiatan konsumsi adalah kegiatan memakai atau menggunakan barang atau
jasa. Orang yang melakukannya disebut konsumen.
Kegiatan tersebut erat kaitannya dengan kegiatan perdagangan. Perdagangan adalah kegiatan tukar menukar barang atau jasa antara produsen dengan konsumen. Perbedaan hasil produksi antara satu tempat dengan tempat lainnya menyebabkan adanya kegiatan perdagangan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan.Menurut nilai dagangannya, perdagangan dibagi menjadi perdagangan kecil dan perdagangan besar. Perdagangan kecil ini contohnya pedagang yang ada di pasar, pedagang eceran, pedagang asongan, dan lain-lain. Perdagangan besar ini dibagi lagi menjadi perdagangan dalam negeri dan perdagangan luar negeri.
  1. Perdagangan Dalam Negeri
Perdagangan dalam negeri meliputi perdagangan antardaerah, antarprovinsi
dan antarpulau. Seringkali kita menggunakan barang-barang yang sebenarnya
bukan berasal dari daerah kita saat ini. Contohnya produk dari hasil perdagangan
dalam negeri antara lain:
a. Hasil olahan pangan dengan bahan dasar sagu yang berasal dari Pulau
Maluku dan Irian Jaya.
b. Kursi rotan yang bahan baku rotannya banyak dihasilkan dari Pulau Sumatra,
dan Kalimantan.
c. Barang-barang elektronika dari Pulau Batam.
d. Hasi pangan dan aneka sandang yang berasal dari Pulau Jawa.
e. Kain songket dari Sumatra, kain tenun dari Nusa Tenggara, dan Kain batik
dari Jawa Barat dan Jawa Tengah.
  1. Perdagangan Luar Negeri
Seringkali sumber daya alam yang tersedia di suatu negara tidak terdapat di
negara yang lain. Dengan demikian komoditas yang diperdagangkan pun tidak
sama, sehingga dibutuhkan kerja sama yang saling melengkapi. Hal ini yang
mendorong terjadinya hubungan perdagangan antarbangsa. Dalam dunia
perdagangan antarbangsa baik antara negara Indonesia dengan negara tetangga maupun Indonesia dengan negara asing lainnya, hubungan perdagangan ini dikenal dengan istilah ekspor dan impor.
  1. Ekspor dan Impor
ekspor impor 1
  1. Kegiatan Ekspor
Ekspor adalah kegiatan menjual barang atau jasa keluar negeri. Banyak sekali ragam komoditas yang diekspor dari negara kita ke berbagai negara di dunia. Komoditas ekspor tersebut antara lain:
– Hasil tambang : Minyak bumi, gas alam, besi, baja, alumunium, emas, tembaga,
   batu bara, dan timah.
– Hasil pertanian : Sayur–sayuran, kacang– kacangan dan buah–buahan.
– Hasil perkebunan : Teh, minyak sawit, coklat, lada, kina, kopi, jagung, dan karet
– Hasil industri : Tekstil, pakaian jadi, semen, dan pupuk.
– Hasil hutan : Kayu, kayu lapis, dan rotan.
– Hasil perikanan : Udang, ikan laut, dan ikan air tawar.
Contoh komoditas ekspor :
   kegiatan-ekspor
Kegiatan ekspor terdiri atas ekspor Migas dan Non Migas. Komoditas ekspor migas terdiri atas minyak dan gas alam, sedangkan selain minyak dan gas alam termasuk komoditas non migas. Negara-negara yang menjadi tujuan ekspor Indonesia antara lain negara-negara yang tergabung dalam ASEAN dan negara lainnya
  1. Kegiatan Impor
Impor adalah kegiatan membelibarang atau jasa dari luar negeri. Seperti juga
komoditas ekspor, yang menjadi komoditas impor pun banyak jenisnya. Barang-barang impor utamanya berupa bahan baku dan barang-barang penolong untuk industri seperti mesin-mesin industri tekstil, komponen elektronika, software, baja, dan perakitan kendaraan bermotor. Komoditas impor lainnya antara lain:
a. Hasil perkebunan: Gula, kopra, buah-buahan, dan kacang kedelai.
b. Hasil pertanian: Beras, terigu.
c. Hasil industri: Kendaraan bermotor, alat-alat elektronik, pakaian jadi,
    bahanbahan kimia dan wol.
d. Hasil ternak: Daging sapi, keju, susu, dan mentega.
e. Jasa: Tenaga ahli
f. Obat-obatan
                   Contoh komoditas impor :
                    1-Buah buahan

Negara-negara pengimpor ke Indonesia antara lain Filipina, Singapura, Thailand, Jepang, Amerika, Korea, Jerman, dan Cina.
a. Kerja sama bidang impor antara Indonesia dengan Malaysia Barang-barang yang          diimpor dari Malaysia antara lain minyak bumi matang, bahan kimia,
 benang sintetis, alkohol, dan baja lempengan.
b. Kerja sama bidang impor antara Indonesia dengan Filipina Indonesia
mengimpor gula, madu, semen putih, dan kopra dari Filipina.
c. Kerja sama bidang impor antara Indonesia dengan Thailand Indonesia
 mengimpor gula, madu, buah-buahan, dan beras dari Thailand
d. Kerja sama bidang impor antara Indonesia dengan Singapura Barang-barang
yang diimpor dari Singapura antara lain minyak bumi masak, kapal, pipa besi baja, alat-alat elektronik dan bahan kimia.
  1. Kerja sama bidang impor antara Indonesia dengan Jepang Indonesia
mengimpor buah-buahan, alat-alat elektronik dan mesin otomotif dari Jepang.
f. Kerja sama bidang impor antara Indonesia dengan Korea
Indonesia mengimpor alat-alat elektronik dari Korea.
g. Kerja sama bidang Impor antara Indonesia dengan Cina Indonesia mengimpor
alat-alat kosmetik, pakaian jadi, dan lain-lain.
h. Kerja sama bidang Impor antara Indonesia dengan Australia Indonesia
mengimpor barang-barang dari Australia berupa susu, daging, dan kain wol.
i. Kerja sama bidang Impor antara Indonesia dengan Amerika
Barang-barang impor dari Amerika antara lain kendaraan bermotor, buah – buahan, dan lain-lain.
  1. MANFAAT EKSPOR dan IMPOR
Kegiatan perdagangan terutama dalam hal ekspor dan impor memiliki banyak
manfaat bagi para pelakunya. Beberapa manfaat tersebut antara lain:
a. Meningkatkan pendapatan negara
b. Memberikan penghasilan bagi para pelakunya
c. Tercukupinya kebutuhan akan suatu barang di negara yang bersangkutan
d. Mengaktifkan perputaran nilai uang
e. Meningkatkan kesejahteraan

Bumi berputar

Bumi perputar

Perputaran Bumi pada porosnya disebut rotasi Bumi. Rotasi bumi ini mengakibatkan seolah-olah Matahari bergerak dari Timur ke Barat, terbit dari Timur dan tenggelam di Barat. Ternyata, terjadinya perbedaan waktu siang dan malam adalah akibat dari perputaran Bumi pada porosnya. Peristiwa itu dinamakan gerak semu harian Matahari.

Saat terbit dan terbenamnya Matahari berbeda antara satu tempat 
dengan tempat lainnya. Hal ini dikarenakan adanya rotasi Bumi.
Waktu yang dibutuhkan Bumi untuk berotasi dibagi menjadi 24 bagian. 
Pembagian itu dibuat untuk menjadi satuan waktu. Setiap bagiannya 
disebut dengan satu jam.
Ketika Matahari berada pada titik tertinggi di langit, yaitu ketika bayangan 
paling pendek disebut sebagai waktu ‘tengah hari’. Namun, pada saat 
suatu tempat di Bumi ini sedang mengalami waktu ‘tengah hari’, di 
tempat lain tidak mengalaminya. Mengapa? Karena Bumi terus berputar. 
Itulah sebabnya, ketika di Papua seorang siswa sudah mulai belajar 
di sekolah, siswa di Bali masih dalam perjalanan, sedangkan siswa di 
Sabang baru bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.
Begitulah terjadinya perbedaan waktu sebagai akibat perputaran Bumi.

Perputaran bumi

Perputaran bumi 


Bumi kitaberputar

membentuk lingkaran 360
derajat dan membutuhkan
waktu 24 jam untuk satu
kali putaran. Apa akibat
perputaran tersebut? Untuk
mengetahuinya, amati bola
dunia/peta dunia serta garis
yang tampak di dalamnya.
Tahukah kamu, garis yang
tampak pada bola dunia
atau peta dunia itu disebut
garis lintang (paralel) dan
garis bujur (meridian).
Garis lintang adalah garis
imajinasi yang melingkari
Bumi. Garis ini seolah-olah membelah Bumi menjadi belahan Bumi
bagian utara atau Lintang Utara (LU) dan belahan Bumi bagian selatan
atau Lintang Selatan (LS). Garis lintang itu digunakan sebagai pedoman
untuk pembagian wilayah iklim.
Sementara itu, garis bujur adalah garis imajinasi membujur yang
membelah Bumi menjadi belahan barat dan belahan timur. Belahan
barat disebut garis Bujur Barat (BB), sedangkan belahan timur disebut
garis Bujur Timur (BT). Garis bujur digunakan sebagai pedoman untuk
pembagian wilayah waktu.
Jika kita amati, belahan garis Bujur Barat (BB) dan garis Bujur Timur (BT)
berpusat pada 0 derajat yang melalui Kota Greenwich dekat London,
Inggris. Oleh karenanya, kota itu ditetapkan sebagai penentu waktu
internasional.
Saat Bumi berotasi 1 derajat, maka Bumi membutuhkan waktu 4
menit. Namun apabila berputar 15 derajat, maka Bumi membutuhkan
waktu 1 jam. Berdasarkan perhitungan itulah, setiap tempat di muka
Bumi yang mempunyai selisih garis bujur 15 derajat akan mempunyai
Bumi kita berputar
membentuk lingkaran 360
derajat dan membutuhkan
waktu 24 jam untuk satu
kali putaran. Apa akibat
perputaran tersebut? Untuk
mengetahuinya, amati bola
dunia/peta dunia serta garis
yang tampak di dalamnya.
Tahukah kamu, garis yang
tampak pada bola dunia
atau peta dunia itu disebut
garis lintang (paralel) dan
garis bujur (meridian).
Garis lintang adalah garis
imajinasi yang melingkari
Bumi. Garis ini seolah-olah membelah Bumi menjadi belahan Bumi
bagian utara atau Lintang Utara (LU) dan belahan Bumi bagian selatan
atau Lintang Selatan (LS). Garis lintang itu digunakan sebagai pedoman
untuk pembagian wilayah iklim.
Sementara itu, garis bujur adalah garis imajinasi membujur yang
membelah Bumi menjadi belahan barat dan belahan timur. Belahan
barat disebut garis Bujur Barat (BB), sedangkan belahan timur disebut
garis Bujur Timur (BT). Garis bujur digunakan sebagai pedoman untuk
pembagian wilayah waktu.
Jika kita amati, belahan garis Bujur Barat (BB) dan garis Bujur Timur (BT)
berpusat pada 0 derajat yang melalui Kota Greenwich dekat London,
Inggris. Oleh karenanya, kota itu ditetapkan sebagai penentu waktu
internasional.
Saat Bumi berotasi 1 derajat, maka Bumi membutuhkan waktu 4
menit. Namun apabila berputar 15 derajat, maka Bumi membutuhkan
waktu 1 jam. Berdasarkan perhitungan itulah, setiap tempat di muka
Bumi yang mempunyai selisih garis bujur 15 derajat akan mempunyai selisih 1 jam

Sistem tatasurya

SISTEM TATA SURYA

Pengertian Tata Surya

 Secara sederhana, tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri dari matahari, 8 buah planet, planet-planet kecil, satelit, asteroid, komet, meteor, dan berbagai benda ruang angkasa lainnya. Pusat dari tata surya adalah matahari. Anggota tata surya yang lain beredar mengelilingi matahari. Tata surya kita ini hanyalah satu dari beberapa tata surya lainnya yang berada dalam galaksi bimasakti.

Mengapa benda-benda dalam sistem tata surya mengelilingi matahari? Kekuatan atau gaya apa yang terdapat pada matahari? Benda-benda dalam tata surya tertarik oleh matahari karena gaya gravitasi. Massa matahari sangat besar daripada benda-benda langit di dalam tata surya sehingga matahari memiliki gaya gravitasi yang terbesar. Gaya gravitasi matahari membuat benda-benda langit tertarik ke pusat matahari. Akan tetapi, benda-benda langit yang termasuk ke dalam tata surya, ternyata hanya bergerak mengelilingi matahari dalam lintasan atau orbit tertentu, yakni berbentuk elips.

Susunan Sistem Tata Surya

Tata surya dapat dipandang sebagai sebuah sistem yang secara terstruktur tersusun oleh benda-benda langit yang menjadi anggotanya. Diameter tata surya sekitar 30 tahun cahaya. Tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh oleh cahaya selama setahun, yakni 9,46 triliun km. Silahkan kalikan nilai ini dengan 30, maka hasilnya adalah panjang diameter dari tata surya kita. Benda-benda langit tersebut terdiri dari; Matahari, planet, satelit, asteroid, meteor, komet, dan benda-benda angkasa lainnya.

Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing benda langit dalam sistem tata suryatersebut:

1. Matahari

Matahari adalah pusat tata surya, yang merupakan bintang sejati karena dapat memancarkan cahaya sendiri. Matahari menjadi anggota tata surya yang terbesar, karena hampir seluruh massa tata surya terkumpul pada matahari (98%). Matahari sebagai pusat tata surya adalah jenis bintang generasi kedua. Matahari terbentuk kira-kira 4,6 milyar tahun yang lalu berbentuk gumpalan gas yang berpijar yang terdiri dari gas, terutama gas hidrogen. Menurut para ahli astronomi, bahan pembentuk matahari ini berasal dari ledakan bintang generasi pertama. Matahari memiliki diameter sepanjang 1.392.500 km, kira-kira ukuran ini 109 kali diameter bumi dan sepuluh kali lebih besar dari planet Jupiter.
Secara umum, matahari tersusun oleh beberapa lapisan yang terdiri dari; korona, kromosfer, fotosfer, dan lapisan inti.

a. Korona

Korona adalah lapisan luar atmosfer matahari. Bentuk korona seperti mahkota dengan warna keabu-abuan dan bisa terlihat saat terjadi gerhana matahari total. Ketebalannya sekitar 700 ribu km dan suhunya mencapai 1 juta Kelvin.

b. Kromosfer

Kromosfer adalah lapisan di atas fotosfer dan bertindak sebagai atmosfer matahari. Kromosfer terlihat berbentuk gelang merah yang mengelilingi bulan pada waktu terjadi gerhana matahari total. Ketebalannya sekitar 2000 km dan suhunya mencapi 4.500 kelvin.

c. Fotosfer

Fotosfer adalah bagian permukaan matahari. Lapisan ini mengeluarkan cahaya sehingga mampu memberikan penerangan sehari-hari. Suhu pada lapisan ini mencapai 6.000 Kelvin dan memiliki ketebalan sepanjang 300 km.

d. Inti Matahari

Inti matahari adalah lapisan paling dalam dari matahari tempat berlangsungnya reaksi fusi yang menghasilkan energi bagi matahari. Meskipun volumenya hanya seperlima puluh volume seluruh matahari, tetapi massa inti ini sangat besar yakni setengah dari massa matahari seluruhnya. Bagian inti ini membangkitkan 99% energi yang dibangkitkan oleh matahari.

2. Planet

Planet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan lintasan tertentu dan bergaris tengah lebih dari 4000 km. Planet memantulkan cahaya yang diterima dari matahari. Dahulu diketahui ada 9 planet, tetapi baru-baru ini diputuskan Pluto tidak termasuk dalam keluarga planet Bimasakti yang mengelilingi matahari. Peredaran planet mengitari matahari mengikuti lintasan berbentuk bujur telur atau elips. Pusat lintasan peredaran itu adalah Matahari. Peredarannya teratur sehingga tidak mungkin terjadi benturan dan gerak planet mengelilingi matahari berlawanan dengan arah jarum jam.

Berdasarkan letaknya, planet dibedakan menjadi dua, yaitu planet dalam dan planet luar. Planet dalam adalah planet yang garis edarnya terletak di antara matahari dan bumi, anggotanya Merkurius dan Venus. Planet luar adalah planet yang garis edarnya di luar peredaran bumi dan terdiri dari Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Berikut ini profil dari masing-masing planet tersebut:

Merkurius

  • Merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan Matahari dan memiliki diameter 4.862 km sehingga merupakan planet terkecil.
  • Jarak planet Merkurius dengan Matahari sekitar 58 juta km. Merkurius membutuhkan 88 hari untuk berputar mengelilingi Matahari satu kali.
  • Karena letaknya yang cukup dekat dengan Matahari, permukaan Merkurius banyak terdapat kawah-kawah besar.
  • Merkunus terlihat paling terang dari Bumi dan kadang-kadang menampakkan diri sebagai titik kecil saat Matahari terbenam atau fajar menyingsing.
  • Suhunya di siang hari mencapai 430°C, tetapi di malam hari mencapai -170°C.
  • Merkurius tidak memiliki satelit.

Venus

  • Venus terletak antara orbit Merkurius dan orbit Bumi, memiliki garis tengah sekitar 12.100 km dan merupakan planet terdekat dengan Bumi.
  • Ukurannya yang hampir sama dengan Bumi membuatnya disebut sebagai Bumi kebar.
  • Dengan jarak 108 juta km dari matahari, Venus membutuhkan waktu 225 hari untuk sekali berevolusi mengelilingi matahari
  • Suhu permukaan Venus dapat mencapai 480 derajat Celsius sehingga sangat kering.
  • Venus merupakan planet putih yang bercahaya terang, tampak indah dan cemerlang.
  • Planet ini tampak menjelang Matahari terbit atau beberapa saat sesudah Matahari tenggelam. Orang menamakannya bintang fajar atau bintang timur atau bintang kejora. 

Bumi

  • Bumi merupakan satu-satunya planet di tata surya yang memiliki kehidupan, serta permukaannya terdiri dari lautan dan daratan.
  • Permukaan bumi akan terlihat berwarna hijau kebiru-biruan jika dilihat dari angkasa luar. Bentuk bumi bulat dan bergaris tengah 12.750 km.
  • Jarak bumi dengan matahari sekitar 150 juta km dan 2/3 luas permukaan bumi ditutupi lautan.
  • Bumi memiliki lapisan udara atau atmosfer. Kandungan atmosfer terdiri dari gas, yaitu oksigen dan nitrogen. Jenis gas lain tidak terlalu besar volumenya.
  • Atmosfer melindungi bumi dari sinar radiasi matahari yang membahayakan benda-benda langit yang tertari oleh gaya gravitasi bumi. Lapisan atmosfer juga menjaga suhu bumi di siang hari tidak terlalu panas dan pada malam hari tidak terlalu dingin
  • Bumi memiliki satu satelit, yaitu bulan. 

Mars

  • Keadaan Mars hampir mirip dengan bumi sehingga para ahli menyelidiki apakah di mars terdapat kehidupan
  • Planet Mars berwarna kemerah-merahan dan memiliki garis tengah sekitar 6.780 km.
  • Jaraknya dengan matahari sekitar 228 juta km dan membutuhkan waktu 687 hari untuk mengelilingi matahari.
  • Permukaan Mars juga kering seperti venus
  • Mars memiliki lapisan atmosfer yang tipis.
  • Di antara Mars dan Jupiter terdapat kumpulan benda langit kecil yang disebut asteroid atau planetoid.
  • Suhu Mars tidak terlalu tinggi, pada siang hari maksimal -13 derajat celsius dan pada malam hari -80 derajat celsius.
  • Mars mempunyai dua satelit, Demos dan Fobos, dan sebuah gunung Olympus yang tinginya dua kali tinggi gunung Everest. 

Jupiter

  • Jupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya dan berwarna kekuning-kuningan.
  • Garis tengahnya 11 kali diameter Bumi atau sekitar 143.000 km.
  • Dengan jarak 778 juta km dari Matahari, Jupiter membutuhkan 12 tahun untuk mengelilingi matahari.
  • Atmosfer Jupiter banyak mengandung gas hidrogen dan helium
  • Karena batas permukaan Jupiter dan atmosfernya yang kurang jelas, Jupiter menyerupai bola gas yang amat besar.
  • Jumlah satelit Jupiter ada 16 dan yang terbesar adalah Ganymeda. 

Saturnus

  • Saturnus termasuk planet nomor dua terbesar dalam tata surya.
  • Saturnus dikelilingi sebuah cincin raksasa yang terdiri dari debu-debu dan partikel-partikel kecil berwarna kekuning-kuningan.
  • Memiliki garis tengah 120.000 km dan jaraknya 1.428 juta km dari Matahari.
  • Untuk berevolusi, Saturnus membutuhkan waktu 29,5 tahun.
  • Saturnus memiliki 21 satelit dan yang terbesar adalah Titan.
  • Suhu permukaan Saturnus cukup dingin, sekitar -145 derajat celsius.

Uranus

  • Uranus memiliki garis tengah sekitar 51.1118 km.
  • Jarak Uranis dengan Matahari kira-kira 2.869 juta km.
  • Uranus mengelilingi Matahari sekali edar membutuhkan waktu sekitar 84 tahun.
  • Arah rotasi Uranis berlawanan dengan planet lain.
  • Permukaan Uranus selalu diliputi awan tebal.
  • Suhu permukaan planet tersebut mencapai -180 derajat celsius.
  • Uranus memiliki lima belas buah satelit dan yang terbesar adalah Ariel.

Neptunus

  • Jika dilihat menggunakan teleskop, Neptunus tampak berwarna kehijau-hijauan.
  • Neptunus memiliki jarak dengan Matahari sekitar 4.495 juta km dan garis tengahnya 48.600 km.
  • Suhu permukaannya lebih dingin dari Uranus, yaitu sekitar -190 derajat celsius.
  • Untuk sekali berevolusi, Neptunus membutuhkan waktu 165 tahun.
  • Keadaan Neptunus kurang banyak diketahui.
  • Satelit Neptunus ada dua, Triton dan Nereid.

3. Satelit


Satelit adalah benda langit yang mengelilingi planet ketika beredar mengelilingi matahari. Selain itu, satelit juga berputar pada sumbunya. Satelit dibagi menjadi dua jenis, yaitu satelit alam dan satelit buatan. Satelit alam adalah satelit yang secara alami ada di dalam sistem tata surya. Contoh: bulan yang menjadi satelit bumi. Satelit buatan adalah satelit yang dibuat manusia. Satelit buatan dilepaskan oleh roket dan mengorbit di sekitar bumi. Satelit buatan digunakan untuk berbagai kepentingan, antara lain alat komunikasi, penyiaran radio dan televisi, pemetaan bumi dan kekayaan yang terkandung di dalamnya.

4 Asteroid


Asteroid adalah benda langit berukuran kecil yang mengelilingi matahari dengan lintasan tertentu. Para ahli meyakini bahwa asteroid merupakan sisa-sisa bahan pembentuk planet. Jumlah asteroid sangat banyak, semuanya secara teratur berkumpul membentuk sabuk asteroid. Diameter sabuk asteroid sekitar 100 km. Sabuk asteroid ini berbentuk melingkar di antara Planet Mars dan Jupiter. Sedangkan, sabuk lainnya bernama Sabuk Edgeworth-Kuiper, terletak jauh di belakang Planet Neptunus. Sabuk asteroid memerlukan waktu sekitar 3 hingga 6 tahun untuk sekali mengitari Matahari. Asteroid yang satu dengan lainnya terpisah sejauh ribuan kilometer. Meskipun terpisah jauh, terkadang asteroid-asteroid itu bertubrukan. Tubrukan tersebut menghasilkan pecahan batu yang lebih kecil atau disebut meteoroid.

5. Meteoroid, Meteor, dan Meteorit


Salah satu benda angkasa lainnya di tata surya adalah meteoroid. Meteoroid adalah benda-benda langit berukuran kecil yang melayang-layang di angkasa dan tidak mempunyai lintasan. Benda ini kadang-kadang menubruk planet termasuk planet bumi. Meteoroid yang masuk ke dalam sebuah planet disebut dengan meteor. Ketika memasuki bumi, benda ini tampak berpijar karena bergesekan dengan atmosfer. Sebagian besar meteor habis bergesekan dengan atmosfer tersebut. Adapun yang sempat sampai ke permukaan bumi disebut dengan meteorit. Meteor disebut juga bintang jatuh atau bintang beralih.

6. Komet

Dalam sistem tata surya, komet adalah benda terjauh yang mengorbit matahari. Ada sekitar sepuluh triliun komet. Mereka adalah salju debu sebesar gunung, tetapi tak bisa terlihat mata. Terkadang, salah satu komet melewati bumi dan menjadi cukup besar dan terang untuk dilihat. Komet adalah campuran kira-kira sepertiga batu berdebu dan dua pertiga es dan salu. Pada tahun 1951, Astronom Amerika, Fred Whipple, menggambarkannya sebagai “bola salju debu” dan itulah julukan komet hingga sekarang. Keadaan komet sudah seperti itu sejak terjadinya tata surya 4,6 miliar tahun yang lalu. Salah satu komet yang pernah sangat dekat dengan bumi adalah komet Halley.

Komet Halley dinamai sesuai nama Edmond Halley (1656-1742), yang mengetahui bahwa komet yang terlihat tahun 1531, 1607, dan 1682 adalah benda yang sama. Komet Halley terlihat di langit bumi setidaknya sudah 30 kali sejak 240 SM dan terakhir kali terlihat pada tahun 1910

Bilangan Bulat

Sifat-sifat Operasi Bilangan Bulat dan Contohnya Berikut ini ada 4 sifat operasi bilangan bulat yang perlu diperhatikan: Sifat Tertutup Seti...